Archive for March, 2010
Written by Redaksi on 31 March 2010
Tim koalisi delapan partai gurem terus berkonsolidasi untuk memantapkan langkah Julia Perez alias Jepe menjadi Bupati Pacitan, Jawa Timur. Bahkan, gabungan partai ini juga siap merubah selebritas tersebut menjadi sosok baru.
Strategi ini dilakukan setelah melihat animo masyarakat terhadap Jupe menguat. Namun, tim koalisi juga sadar jika pencalonan artis seksi tersebut akan menimbulkan banyak kontroversi. Jupe diusung sebagai calon bupati oleh partai gurem, yaitu Gerindra, Hanura, PAN, Partai Bulang Bintang, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Karya Peduli Bangs dan Partai Patriot.
Dalam waktu dekat ini, koalisi partai akan mengundang artis seksi tersebut ke Pacitan. Selain memperkenalkan kota kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tim ini juga akan mempersiapkan Jupe menjadi pakar pemerintahan.
Awal April, Jupe akan menghadiri undangan acara Musyawarah Daerah di Dewan Pimpinan Pusat Hanura Surabaya untuk memperkenalkan diri kepada Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.
Tags: Bupati Pacitan, Calon Bupati Pacitan, Julia Perez, Jupe calon Bupati
Posted in Pijar Jawa Timur | 2 Comments »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Kepulauan Riau merupakan daerah maritim yang kaya akan potensi wisata, salah satu sektor wisata yang belum dikelola secara optimal adalah bidang kebaharian/ laut.
Laut selain sebagai sarana penghubung dan pemersatu antar pulau, bisa juga menjadi objek wisata bahari yang mempunyai nilai jual dan dapat menghasilkan konstribusi yang positif bagi suatu wilayah. Dalam rangka membina semangat bahari, meningkatkan olahraga bahari dan mengembangkan pariwisata bahari, Prov Kepri bekerjasama dengan Pemko Batam, Pemda Bintan dan TNI AL (Lantamal IV) akan menyelenggarakan Kejuaraan Terbuka Renang Selat Riau (Riau Strait Fin Swimming Open) Raja Haji Fisabilillah Cup danFestival Bahari tahun 2010.
Guna terselenggaranya kejuaraan tersebut pemerintahan Kepri membentuk kepanitiaan dengan menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau No. 436 Tanggal 3 November Tahun 2009 tentang Susunan Panitia Lomba Renang Selat Riau Tahun 2010 dengan susunan kepanitiaan terdiri dari personel Pemprov Kepri, TNI AL (Lantamal IV), Pemko Batam dan Pemda Bintan.
Susunan kepanitiaan diantaranya melibatkan :
Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S.M. Darojatim sebagai Ketua Umum,
Sekda Prov Kepri Bpk. Edi Wijaya SE. MM
Sebagai Wakil Ketua Umum. Gubernur Kepri Bpk Ismeth Abdulah dan
Panglima Armada Barat Laksamana Muda TNI Marsetio MM Selaku pelindung.
Launching Kepanitiaan Kejuaraan Renang Selat Riau dan Festival Bahari Tahun 2010 diresmikan oleh Gubernur Kepri Bpk. Ismeth Abdullah di Ball Room Hotel Good Way Batam, Sabtu 5 Pebuari 2010.
Visi dan Misi
Visi
Mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu pusat kebaharian nasional dalam payung budaya Melayu.
Misi
a. Memasyarakatkan olah raga perairan.
b. Meningkatkan jiwa dan semangat cinta bahari generasi muda.
c. Mempromosikan budaya melayu
d. Mempromosikan potensi dan Wisata bahari.
e. Membangun pusat kebaharian
f. Menjadi agenda dua tahunan nasional.
Macam-macam Lomba dan Eksibisi :
1. Bulan Pebruari s/d April. Dilaksanakan Lomba Karya Tulis Kebaharian tingkat SMU dan Perguruan Tinggi seluruh Indonesia (dikumpulkan di Sekretariat Lomba Panitia Pusat Tanjungpinang).
2. Sabtu & Minggu, tanggal 19-20 Juni 2010.
a) Festival Bahari di Tanjung Uban Pulau Bintan dengan kegiatan : Hiburan Tradisional Budaya Melayu.
2) Bazaar dan Pasar Rakyat. Lomba kebaharian :
(a) Lomba mewarnai gambar tingkat TK
(b) Lomba melukis tingkat SD dan SMP.
b) Festival Bahari di Batam dengan kegiatan :
1) Panggung hiburan.
2) Kolaborasi Tari Melayu, Reog Ponorogo dan Barong Say.
3) Bazaar dan Pameran Industri Maritim.
3. Sabtu, tanggal 19 Juni 2010.
Dilaksanakan lomba dengan route Tanjung Ubang – Kabil Batam jarak tempuh 10.000 M antara lain :
a) Eksibisi Jetski`(peserta Tim dari wilayah Kepri).
b) Eksibisi Sampan Layar (peserta Tim dari wilayah Kepri).
c) Eksibisi Perahu Karet di perairan Kabil (peserta Tim dari wilayah Kepri).
d) Eksibisi Perahu Kolek di perairan Tanjung Uban (peserta Tim dari wilayah Kepri).
e) Eksibisi Perahu Yacht (peserta terbuka untuk umum dan luar negeri).
4. Minggu, tanggal 20 Juni 2010.
Dilaksanakan lomba dengan route Tanjung Uban – Kabil Batam jarak tempuh :
5 NM (± 9.270 M), diantaranya lomba :
a) Kejuaraan Renang Selat Riau (peserta terbuka untuk umum dan luar negeri).
b) Eksibisi Dragon Boat Race (peserta Tim dari wilayah Kepri).
c) Eksibisi Perahu Cano (peserta Tim dari wilayah Kepri)
d) Demo Terjun Payung oleh Pasukan Khusus TNI AL.
Tempat Pendaftaran.
1. Kantor DKP Provinsi Kepulauan Riau, Jl. D.I. Panjaitan No. 8 Tanjungpinang Telp (0771) 443005 / Fax (0771) 443004 / Hp 08117041357.
2. Sekertariat Panitia Lomba Renang Selat Riau, Staf Operasi Mako Lantamal IV, Jl. Yos Soedarso 1 Tanjungpinang Tel/Fax (0771) 318430, HP 08566640998 e-mail : aesanjaya@yahoo.com.
Bagi yang berminat mengikuti Kejuaraan Terbuka Renang Selat Riau (Riau Strait Fin Swimming Open) Raja Haji Fisabilillah Cup tahun 2010.
pendaftaran tidak dipungut biaya / GRATIS Sie Publikasi Panitia RSR 2010
Tags: Agenda Pariwisata Kepulauan Riau, Batam-bintan, Event Juni 2010, Event Laut, Kepulauan Riau Pesta Laut, Lomba Dragon Boat, Lomba Renang 2010, Lomba renang selat Riau, pariwisata, pesta bahari 2010
Posted in Pijar Kepri | No Comments »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Produk kerajinan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jawa Timur mulai dipromosikan ke negara-negara di kawasan Amerika Latin.
Promosi produk UKM itu terlihat dalam forum kerja sama Asia Timur-Amerika Latin (Forum for East Asia and Latin America Cooperation/FEALAC) yang dihadiri sebagian besar perwakilan pengusaha asal Amerika Latin di Surabaya, Selasa.
Kepala Biro Kerja Sama Pemprov Jatim, Saiful Rahman, mengatakan ajang itu merupakan sarana untuk mengangkat potensi Jatim di luar negeri.
“Kami tidak menutup diri terhadap investor asing yang ingin menggandeng UKM asal Jatim,” katanya.
Selain itu, ajang berskala internasional tersebut juga dijadikan ajang untuk mempromosikan wisata di Jatim kepada seluruh anggota forum.
Ia berharap jumlah wisatawan yang masuk ke Indonesia, khususnya di Jatim, semakin bertambah.
UKM yang hadir dalam pertemuan akan memberikan penjelasan tentang prosedur ekspor ke kawasan Amerika Latin.
“Kami melihat negara-negara di kawasan Amerika Latin masih memiliki kesamaan kultur dengan negara Indonesia, khususnya di Jatim,” katanya.
Saiful menjelaskan, produk yang akan diekspor ke negara Amerika Latin itu, di antaranya perhiasan dari batu, tas kulit, dan perlengkapan rumah tangga.
“Selanjutnya kami akan mengajak mereka keliling Kota Surabaya untuk melihat berbagai potensi yang ada di wilayah ini serta melihat produk tas kulit di Tanggulangin, Sidoarjo,” katanya.
Tujuan pembentukan FEALAC, katanya, sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman, memperkuat dialog politik, mendorong kerja sama, dan membangun kemitraan baru yang strategis antara kawasan Asia Timur dan Amerika Latin.
Tags: amerika latin, UKM Jatim. Merambah Export
Posted in Pijar Jawa Timur | 1 Comment »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Pesawat Garuda berpeluang beroperasi ke bandara internasional Pattimura Ambon dari penerbangan Jakarta menjelang penyelenggaraan Sail Banda yang dijadwalkan Juli – Agustus 2010.
General Manager PT (Persero) Angkasa Pura I Kantor Cabang bandara Pattimura, Gerits Mailesun mengatakan Selasa, kemungkinan besar rencana operasi itu akan direalisasikan pada Juni 2010.
Gerits, yang tengah melakukan perjalanan dinas ke Jakarta itu menyatakan optimistis dengan penambahan armada baru Garuda sehingga peluang beroperasi menjelang kegiatan bahari bertaraf internasional itu sudah bisa dimanfaatkan para tamu maupun wisatawan.
“Saat kunjungan Komisi V DPR RI ke Ambon, beberapa waktu lalu, telah meminta dukungan para Legislator. Saat itu disanggupi setelah kembali ke Jakarta akan menemui Dirut Garuda untuk mendesak mengoperasian pesawat ke Ambon,” ujarnya.
Ia mengakui Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu juga telah menemui Menteri Perhubungan, Freddy Numberi untuk mendukung rencana pengoperasian pesawat Garuda ke Ambon.
“Pihak manajemen Garuda sesuai rencana menerbangkan pesawatnya ke Ambon melalui Denpasar (Bali),” kata Gerits.
Mengenai kegiatan Sail Banda, ia menegaskan mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut dengan melakukan pembenahan fasilitas Bandara Pattimura berupa penambahan satu unit garbarata dan pemasangan sejumlah eskalator.
“Selama ini, kita baru memiliki satu garbarata yang dioperasikan di Bandara Pattimura sehingga fasilitas ini dinilai kurang memadai bagi penumpang pesawat, apalagi kegiatan Sail Banda merupakan kegiatan internasional yang dikunjungi tamu dari manca negara sehingga perlu dilakukan pembenahan,” ujarnya.
Kepastian pemasangan karbarata dan penambahan eskalator ini dipastikan terealisasi dalam waktu dekat, setelah Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu bersama Komisi A menemui Meneg BUMN dan Direksi PT. Angkasa Pura, Dirut PLN, PT. Pelni dan Pelindo di Jakarta.
Pembangunan sejumlah eskalator ini harus dilakukan karena letak jalan melalui anak tangga di kompleks Bandara cukup tinggi dan dinilai tidak memadai.
Tags: Ambon Sail Banda, Garuda Indonesia, Penerbangan Ke Maluku, sail banda
Posted in Pijar Ambon | No Comments »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mulai Minggu (28/3) akan menambah armada penerbangan ke Papua dari sebelumnya hanya mengoperasikan dua pesawat jenis Boeing menjadi tiga pesawat jenis Boeing.
Kepala Cabang Garuda Indonesia di Timika, Agung Prabowo, mengatakan, selain penambahan armada pesawat juga dilakukan perubahan rute penerbangan.
“Garuda melakukan pengembangan dan simplifikasi rute di Papua dengan tujuan utama dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dan mengurangi jumlah kota transit,” jelas Agung.
Ia mengatakan, mulai 28 Maret penerbangan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 652 rute Jakarta ke Timika tidak lagi transit di Denpasar Bali tetapi akan transit di Makassar.
Pesawat yang sama dengan nomor penerbangan GA 653 akan kembali ke Jakarta dari Timika dengan terlebih dahulu transit di Makassar.
Menurut Agung, Garuda juga akan mengoperasikan dua pesawat baru jenis Boeing 737 seri 800 untuk melayani rute Jakarta-Makassar-Biak dan sebaliknya serta rute Jakarta-Makassar-Jayapura dan sebaliknya.
Adapun rute Timika-Jayapura dan sebaliknya untuk sementara ditutup.
Agung mengatakan, perubahan rute penerbangan tersebut berdampak pada perubahan jadwal penerbangan pesawat Garuda ke Timika.
Pesawat jenis Boeing 737 seri 300 akan berangkat dari Jakarta pada pukul 06.10 WIB dan tiba di Timika pada pukul 14.00 WIT. Pesawat yang sama akan berangkat dari Timika pukul 14.40 WIT dan tiba di Jakarta pukul 18.25 WIB.
Dengan pembukaan rute baru tersebut, Agung berharap tingkat pengisian kursi pesawat Garuda akan meningkat dari selama ini yang mencapai 60-70 persen karena kapasitas tempat duduk yang tersedia sepenuhnya diisi oleh penumpang dari Timika.
Sehubungan dengan itu, demikian Agung, Garuda telah membuka harga tiket promo tujuan Timika-Makassar yang akan berlaku mulai 28 Maret dengan harga terendah Rp1.435.000 dan Rp1.655.000.
Tags: Garuda Indonesia, Penerbangan ke papua, Rute garuda
Posted in Pijar Papua | No Comments »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Perjanjian Perdagangan Bebas Asean-China (ACFTA) dinilai, mampu mendorong pertumbuhan industri kreatif domestik.
Read the rest of this entry »
Tags: ACFTA, Indusutri Kecil, UKM
Posted in Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Perusahaan asal Australia, Orica Mining Services akan membangun pabrik bahan peledak untuk kegiatan tambang di Indonesia dengan investasi sekitar 500 juta dolar Australia.
“Bisnis pabrik bahan peledak itu merupakan investasi baru yang sangat substansial,” kata Duta Besar Australia Bill Farmer di sela acara “The 4th Australian Mining Exhibition and Conference”n di Jakarta, Selasa.
Menurut Bill, selain Orica investasi perusahaan tambang Australia yang segera masuk ke Indonesia adalah Rio Tinto, setelah sebelumnya masuk melalui anak usaha Rio Tinto Indonesia.
“Sekarang induk usaha (Rio Tinto) sudah memperoleh izin (Izin Usaha Pertambangan/IUP) dari pemerintah (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral),” katanya.
Adapun proyek yang akan digarap Rio Tinto adalah Sulawesi Nickel Project yang berlokasi di kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dan kabupaten Morowali di Sulawesi Tengah.
Ia menambahkan, dari tambang nikel itu dalam lima tahun ke depan akan ada investasi yang masuk ke Indonesia.
Sepanjang tahun 2009, sekitar 400 perusahaan asal Australia telah berinvestasi di Indonesia hingga mencapai AUD 4 miliar.
“Kami meyakini jumlah investasi Australia ke sini (Indonesia) akan terus tumbuh,” tegasnya.
Investasi tersebut tidak hanya di sektor pertambangan tetapi seluruh bidang usaha yang dimasuki sekitar 400 perusahaan asal negeri kangguru tersebut.
Bill juga menegaskan, bahwa Australia sebagai mitra tetap berkeinginan meningkatkan investasi di Indonesia, terutama di wilayah timur Indonesia.
Ia berpendapat, bahwa Indonesia Timur secara geografis dekat dengan Australia juga karena kondisi ekonomi dan sosial di sana membutuhkan investasi baru.
“Perlu membangun kemitraan antara pemerintah Australia dengan Indonesia termasuk pemerintah lokal (propinsi) di bidang layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bill menyatakan, bahwa sektor pertambangan merupakan industri vital antara Indonesia dan Australia untuk memperoleh keuntungan dari hubungan kedua negara dengan keterbukaan dialog.
“Australia melihat bahwa investasi di sektor tambang di Indonesia akan memberi keuntungan yang nyata, khususnya di daerah-daerah lingkungan pertambangan,” katanya.
Pameran dan konferensi pertambangan yang berlangsung 30-31 Maret 2010 itu, akan didatangi sekitar 2.000 pengunjung dari kalangan pemilik tambang seperti dari Philipina, Thailand, dan Vietnam.
Tags: investor australia, Pabrik Bom, Pabrik peledak
Posted in Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 31 March 2010
Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Rudy Ariffin, mengungkapkan, kontribusi produksi padi asal provinsinya ke nasional, meningkat.
Gubernur mengungkapkan itu dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2009 dan akhir masa jabatannya 2005 – 2010 pada rapat paripurna DPRD provinsi setempat, di Banjarmasin, Selasa.
Dalam rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin ketuanya, Nasib Alamsyah dari Fraksi Partai Golkar (FPG) itu, gubernur menerangkan, kontribusi produksi padi provinsinya ke nasional tahun 2005 sebanyak 1.598.835 ton atau 2,95 persen dari total produksi padi nasional ketika itu.
Kemudian tahun 2009, kontribusi produksi padi Kalsel ke nasional menjadi 1.956.993 ton atau 3,07 persen dari total produksi padi nasional saat itu sebanyak 63.840.066 ton, yang berarti mengalami kenaikan 0,12 persen bila dibandingkan dengan 2005.
Begitu pula tingkat produksi padi Kalsel secara nasional mengalami peningkatan, yang pada 2005 berada di peringkat 10 menjadi sembilan pada tahun 2009.
Peningkatan produksi padi Kalsel selain karena bertambahnya luasan tanam, sebagian lagi disebabkan meningkatnya produktivitas, seperti pada 2005 setiap hektar (ha) mampu menghasilkan 34,79 kuintal, meningkat menjadi 39,93 kuintal atau naik 5,14 kuintal/ha pada 2009.
Selain itu, produksi jagung Kalsel sejak 2005 sampai 2009 juga mengalami peningkatan yaitu dari sebanyak 48.082 ton dengan luas panen 15.595 Ha menjadi 113.897 ton dengan luas panen 22.982 Ha.
Dengan produksi dan tingkat produktivitas yang tinggi, ketahanan pangan Kalsel dinilai baik, karena terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dengan ketersediaan cukup, baik jumlah maupun mutu, aman, merata dan terjangkau, bahkan dapat membantu provinsi tetangga.
Oleh karena itu, Kalsel memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat pada Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) pada 18 Desember 2008 yang diserahkan kepada gubernur dan bupati yang berhasil meningkatkan produksi padi di atas 5% pada 2008.
Kabupaten di Kalsel yang berhasil meningkatkan produksi padi di atas 5% pada 2008 itu terdiri Kabupaten Banjar, Kotabaru, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).
Tags: Kalimantan Selatan, Petani pAdi, Produksi padi
Posted in Pijar Kalimantan | No Comments »
Written by Redaksi on 30 March 2010
Sebanyak 18 produsen kelapa sawit sepakat untuk membentuk tim independen guna melakukan pemeriksaan terhadap pelanggaran yang dituduhkan LSM Greenpeace kepada salah satu industri CPO nasional PT SMART Tbk.
Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Achmad Mangga Barani di Jakarta, Senin mengatakan, hasil pemeriksaan dari tim independen tersebut nantinya akan digunakan sebagai rekomendasi kepada pemerintah untuk melakukan tindakan jika memang ditemukan pelanggaran pada pengusahaan perkebunan kelapa sawit oleh anak perusahaan PT Sinar Mas itu.
“Mudah-mudahan minggu ini (tim itu terbentuk). Hasil itu nanti yang menentukan, kalau memang ada pelanggaran harus diterima tapi kalau tidak maka tidak benar juga disalahkan,” katanya menjelaskan hasil pertemuannya dengan 18 produsen kelapa sawit nasional.
Sebagai respon terhadap persoalan yang menerpa pengembangan perkebunan sawit di Indonesia, Ditjen Perkebunan mengundang 18 produsen minyak sawit dalam negeri, diantaranya, PT SMART, PT Astra Agro Lestari, PT. London Sumatera, PT Bakrie Plantation, Wilmar Group, PT Musim Mas, PT Mina Mas dan PT Permata Hijau Sawit.
“Hasilnya nanti akan kita sampaikan ke Kementerian yang terkait. Paling tidak hasil pertemuan ini kita bisa menyusun kerangka menghadapi persoalan yang menghadang pembangunan perkebunan sawit,” katanya.
Read the rest of this entry »
Tags: CPO, Kepala Sawit, pertanian, Produsen Minyak
Posted in Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 30 March 2010
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah memrediksi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang diusulkan sebesar 15 persen pada Juli 2010 relatif tidak terlalu banyak mendorong laju inflasi di daerah itu.
“Kenaikan TDL memang mendongkrak tingkat inflasi, tetapi pengaruhnya diprediksi sangat kecil, bahkan berdasarkan pengalaman sebelumnya mungkin pengaruhnya kurang dari satu persen. Hal ini tentu harus disesuaikan dengan persentase kenaikan TDL tersebut,” kata Kepala BPS Kabupaten Kudus, Sugita, di Kudus, Senin.
Ia mengemukakan, kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik berbeda dengan kebutuhan beras untuk konsumsi.
Read the rest of this entry »
Tags: Dampak Kenaikan Listrik, Listrik, TDL
Posted in Pijar Jateng | No Comments »