‘Environment’ Articles
Written by Redaksi on 06 April 2010
Tidak perlu ikut menjadi aktivis Greenpeace atau apapun itu demi menjadi seorang pecinta lingkungan.
Di saat pemanasan global kian menggila, polusi merajalela, cuaca tak beraturan seperti sekarang, memang selayaknya setiap orang menjadi pecinta lingkungan.
Bagaimana caranya? Mudah saja. Berikut LiveScience memberi 10 tips melindungi bumi dari kehancuran. Semuanya adalah cara-cara sederhana yang dapat kita mulai dari hari ini. Apa saja itu?
1. Gunakan bola lampu jenis flurosen alias Fluorescent Lights (CFLs).
Lampu ini memang lebih mahal ketimbang lampu bohlam biasa. Tapi daya tahannya 10 kali lipat lebih lama dan yang pasti lebih hemat energi. Ini bukan iklan. Studi membuktikan bila lampu CFL menyerap energi 75 persen lebih sedikit daripada nola lampu kuning terang benderang biasa. Dalam setahun CFL mampu mengurangi produksi karbon dioksida hingga 500 pon. Ini setara dengan polusi yang dihasilkan 17 mobil di jalan raya selama satu tahun!
2. Hemat listrik di rumah.
Petuah klasik yang tak pernah ketinggalan zaman. Justru kian lama petuah ini kian dibutuhkan realisasinya, bukan sekadar teori. Padamkan lampu di siang hari. Matikan AC saat ruangan tak dihuni. Asal tahu saja rata-rata setiap rumah menghasilkan emisi gas rumah kaca dua kali lipat dari yang diproduksi sebuah mobil. Jadi jangan karena tidak mengeluarkan asap hitam dari knalpot mobil Anda maka Anda sudah merasa sebagai pahlawan lingkungan.
3. Jangan Gunakan plastik.
Sebisa mungkin hindari pemakaian plastik. Tas plastik memang banyak dipakai pasar swalayan maupun tradisional dalam mengemas belanjaan. Ada baiknya kita membawa tas kain atau kertas sendiri dari rumah dan menolak dengan halus tas plastik dari penjual. Mengapa? Plastik bukan bahan yang dapat hancur dengan sendirinya di pembuangan sampah. Sejumlah kandungan dalam bahan tersebut justru merusak kesuburan hayati tanah.
4. Maksimalkan penggunaan komputer.
Memang di era kini sudah jarang orang berkirim surat melalui pos. Tapi jangan salah, masih banyak perkantoran maupun pribadi yang lebih suka menyimpan dokumen atau surat-surat secara tradisional, yakni dengan dicetak di atas kertas. Memang ada beberapa surat berharga yang tak bias tergantikan dengan surat elektronik. Namun selama sebuah dokumen dapat disimpan secara elektronik di komputer, usahakan lakukan itu. Asal tahu saja, kertas yang kita pakai telah sukses menggunduli hutan akibat perusahaan kertas telah menebang pohon-pohon sebagai bahan dasarnya.
5. Beli produk lokal.
Hentikan membeli produk pangan impor. Dengan mengonsumsi apa yang ada di dekat kita, maka kita berperan dalam mengurangi polusi dan pemborosan energi. Mengapa harus mengimpor daging sapi dari Australia jika sapi lokal tak kalah lezatnya. Bayangkan berapa energi dihasbiskan dan polusi dihasilkan dari sekadar mendatangkan sosis Eropa atau keju Belanda ke meja makan Anda. Sebagai informasi, anggur dari Napa Valley harus mengarungi jarak sejauh 2.143 mil demi berada di pasar swalayan Chicago .
6. Praktikan prinsip 3 R
Reduce, Reuse, Recycle. Kurangi konsumsi, gunakan kembali barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan, dan daur ulang bahan tertentu. Mengucapkannya memang mudah, tapi tidak menjalankannya. Hanya sekali memulai, kita akan terbiasa.
7. Pelan-pelan singkirkan energi tak terbarukan.
Agak sulit memang jika tak didukung dengan ketersediaan produk dan infrastruktur. Tapi bukan berarti tak mungkin. Kalau ada pilihan dimana kita bias menikmati listrik dengan sumber sinar matahatri atau angin, mengapa tidak? Lebih bersih dan hemat energi.
8. Bunuh produk penghisap listrik
Tanpa disadari, kita terus menerus membeli dan mengngunakan produk yang menghamburkan energi. Televisi (TV) adalah salah satunya. Tanpa sadar sebuah keluarga kerap menyalakan TV tanpa henti 24 jam walau tidak ditonton. Begitu juga komputer, DVD player dan charger ponsel yang terus terhubung ke colokan listrik.
9. Kurangi pemakaian bahan kimia.
Bahan kimia bukanlah bahan alami. Seperti bahan buatan lainnya, bahan ini tak dapat lebur dengan sendirinya dan meninggalkan efek buruk pada kehidupan. Pestisida, obat nyamuk dan sejumlah bahan pembersih ruangan mengandung aneka komponen kimia yang tanpa sadar ikut kita hirup seumur hidup kita. Bahkan pangan sayur dan buah pun ikut membawanya ke dalam tubuh kita. Cara mengatasinya? Maksimalkan konsumsi bahan-bahan alami, termasuk sayuran organik.
10. Hijaukan rumah Anda!
Banyak di antara kita yang mengaku cinta lingkungan, cinta penghijauan, namun faktanya nyaris tak pernah menanam apapun di halaman rumahnya. Oke jika Anda tak punya halaman rumah. Setidaknya usahakan Anda memberi kesempatan bagi tumbuhan untuk hidup di sekitar. Tanaman gantung atau hidroponik cukup membantu bagi Anda yang tinggal di apartemen, rumah susun atau kos.

Tags: Environment, pemanasan global, Save our earth, selamatkan bumi, tips
Posted in Environment, Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 01 April 2010
Bagi Anda yang memiliki kebiasaan merokok, salah satu informasi ini patut Anda perhatikan.
Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas of Sydney, Australia, menyimpulkan bahwa terdapat kandungan darah babi dalam beberapa merek rokok.
Seperti dilansir news.com.su, Rabu (31/3), Profesor Simon Chapman menjelaskan bahwa hasil penelitian yang dilakukan terhadap 185 merek rokok ini akan memunculkan pendapat dari berbagai kalangan, khususnya mereka yang secara jelas melarang penggunaan kandungan babi dalam setiap produk.
“Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat kandungan babi dalam rokok ini akan mengundang reaksi, bukan hanya umat Muslim saja, umat Yahudi pun akan bereaksi akan hal ini.,” ujar Simon.
Para pengusaha rokok selama ini cenderung menyimpan rahasia bahan baku yang mereka gunakan dengan alasan rahasia pasar.
Dalam 185 merek rokok yang diteliti, disimpulkan terbukti mengandung hemoglobin babi atau protein dalam darah babi yang digunakan untuk pembuatan filter rokok, penggunaan hemoglobin babi ini bertujuan untuk memaksimalkan pencegahan racun rokok masuk ke dalam tubuh.
Profesor Simon juga menambahkan, bahwa sangat sulit bagi konsumen untuk mengetahui isi kandungan yang digunakan pada rokok, apakah mengandung darah babi atau tidak.
“Jika Anda seorang Muslim atau Yahudi dan seorang perokok, untuk mengetahui apakah rokok yang Anda hisap mengandung darah babi atau tidak itu sangat sulit, selain melalui keterangan bahan baku yang tercantum pada bungkus rokok tersebut,” tambahnya.
Tags: Rokok Mengandung babi
Posted in Environment | 1 Comment »
Written by Redaksi on 17 March 2010
Bagi penderita yang sudah tidak mempunyai pilihan, adalah tidak salah mencobanya, mudah-mudahan membuahkan hasil seperti yang tertulis di artikel ini. Pengerasan hati, ternyata bisa ditolong (kirim sebanyak-banyaknya) (pusaka yang tak ternilai) keajaiban baru jus buah segar. Pendeta meditasi senior di Jepang Fu Ze Zhi Fang, mengusulkan pengobatan dengan kentang, tercatat berkasiat obat secara ajaib
Kentang, Wortel, Apel, jus segar campuran 3 in 1 berkasiat:
- Mencegah dan mengobati kanker, menekan pertumbuhan sel kanker.
- Mencegah dan mengobati penyakit hati, ginjal, pancreas, bisul lambung (gastric ulcer).
- Mencegah dan mengobati bentuk infeksi pernafasan yg bukan type tertentu .
- Mengembalikan stamina tubuh, menguatkan kualitas tubuh, meningkatkan imunitas dan daya penyembuhan diri.
- Mengembalikan kondisi semula dari kelelahan mata, menghilangkan kekeringan mata, sehingga mata indah bersinar.
- Mengobati sakit pinggang, sakit pundak, sakit lutut.
- Mengeluarkan zat racun dari tubuh, mempercantik dan melembabkan permukaan kulit, mengontrol kegemukan
- Menuntaskan konstipasi, wasir, bau mulut tuntas diobati, asam lambung, mengurangi rasa sakit karena datang bulan.
KEUNGGULAN :
Read the rest of this entry »
Tags: apel, herbal, hidup sehat, jus, kentang, minuman kesehatan, wortel
Posted in Environment | No Comments »
Written by Redaksi on 17 March 2010
Jagung adalah salah satu tanaman pangan yang populer di indonesia. Selain enak untuk direbus, dibakar, atau dijadikan brondong jagung, jagung yang masih muda ternyata memiliki khasiat luar biasa. Selain buah/daging jagung muda tersebut, rambut jagung tersebut memiliki khasiat juga untuk kesehatan.
Beberapa jenis penyakit yang dipercaya dapt disembuhkan oleh jagung muda ini adalah: Batu ginjal, Batu Empedu, tekanan darah tinggi. Air rebusan tongkol dan rambut jagung muda dapat melarutkan batu ginjal. Selain itu, seduhan itu juga berguna mengobati penyakit batu empedu, dan tekanan darah tinggi.
Batu Ginjal
Bahan: Jagung muda 4 tongkol, Rambut Jagung 1 genggam, Daun Keji Beling segar 8 helai
Cara pembuatan: Semua bahan direbus dalam 110 ml air. Air rebusan diminum sehari sekali, selama 14 hari. Setelah batu keluar, baik berupa kerikil, butiran maupun buih, pengobatan harus segera dihentikan, kemudian diteruskan dengan minum Jamu Kumis Kucing dan Meniran. Caranya, ambil masing-masing 30 gr daun meniran dan daun kumis kucing, diseduh seperti teh.
Batu Empedu
Bahan: Jagung muda 5 tongkol, Herba Kumis Kucing segar 5 gram
Cara pembuatan: Semua bahan direbus dengan 110 ml air. Air rebusan diminum sehari sekali, selama 14 hari.
Tekanan Darah Tinggi
Bahan: Jagung muda 5-7 tongkol, Rambut Jagung 1 genggam
Cara pembuatan: Semua bahan direbus dengan 110 ml air. Air rebusan diminum sehari sekali, selama 7 hari.
Yang harus Anda perhatikan, jangan terlalu banyak menggunakan rambut jagung sebagai obat, karena dapat menurunkan tekanan darah secara drastis dalam waktu singkat.
Untuk Membersihkan Fleks Hitam Di Wajah
Description:
Jagung muda yang biasanya dimasak untuk menjadi makanan yang enak, ternyata punya manfaat lain yaitu sebagai penghilang bercak-bercak hitam pada wajah akibat bekas jerawat atau penyakit cangkrang.
Menghilangkan bercak-bercak hitam dengan jagung yang sudah dihaluskan ini tidak menimbulkan efek sampingan loh… selain jagung mudah didapatkan, harganyapun murah daripada beli obat-obat atau kosmetik yang harganya mahal dan terkadang masih menimbulkan efek samping bagi kulit yang sensitif.
Silahkan di coba, semoga bermanfaat..
Ingredients:
Satu buah jagung muda
Directions:
- Jagung dikupas kulitnya, dicuci.
- Jagung diparut atau dihaluskan.
- Oleskan hasil parutan jagung yang sudah halus tersebut pada wajah yang terdapat bercak-bercak hitam. Bisa dioleskan ke seluruh permukaan wajah seperti menggunakan masker.
- Diamkan sekitar 15 – 30 menit, sampai mengering.
- Bersihkan olesan jagung pada wajah dengan air hangat.
- Lakukan sesering mungkin sampai bercak-bercak hitam menipis dan menghilang.
- Lihat hasilnya…. dan kulit wajah andapun kembali bersih dari bercak hitam dan menjadi cerah……
sumber:
Materi : http://lulukmaslachah.multiply. com
foto : http://rickydewangga99.blogspot.com
Tags: ginjal, jagung, obat
Posted in Environment, Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 11 March 2010
Tanam pohon, selamatkan bumi. Slogan ini mungkin sering kita dengar, terutama dalam rangka menyelamatkan bumi dari dampak global warming. Global warming atau pemanasan global seringkali dipahami agak meleset, dengan menanam pohon maka akan mendinginkan bumi yang panas.
Memang betul sih, pohon mempunyai fungsi peneduh. Tetapi kita mesti ingat juga, penyebab pemanasan global adalah banyak gas CO2 yang dikeluarkan dari hasil pembakaran untuk aktivitas manusia sehari-hari (pabrik, transportasi, dll). CO2 yang yang banyak terlepas ke udara, mengakibatkan efek rumah kaca pada bumi. Sinar matahari yang masuk atmosfir terperangkap, tidak dapat keluar lagi karena banyaknya CO2, sehingga suhu bumi pun naik.
Maka salah satu solusinya adalah bagaimana menghilangkan atau mengubah CO2 tersebut. Kita semua tahu, tanaman adalah adalah penyerap CO2 dan menghasilkan O2 (oksigen) yang sangat dibutuhkan manusia dan hewan. Namun dari semua jenis tanaman, tentu ada levelnya, mana yang efektif menyerap CO2 dan mana yang kurang dalam penyerapannya. Dan tidak semuanya berjenis pohon. Ada tanaman hias (lidah mertua), tanaman bunga (bunga matahari), yang efektif menyerap CO2 maupun polutan yang lain.
Berikut ini adalah beberapa ulasan dan daftar tanaman yang cukup baik/efektif dalam menyerap. CO2 :
Kemiri (Aleurites moluccana), adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Tumbuhan ini masih sekerabat dengan singkong dan termasuk dalam suku Euphorbiaceae. Dalam perdagangan antar negara dikenal sebagai candleberry,Indian walnut, serta candlenut. Pohonnya disebut sebagai varnish tree atau kukui nut tree. Minyak yang diekstrak dari bijinya berguna dalam industri untuk digunakan sebagai bahan campuran cat dan dikenal sebagai tung oil.
Sukun (Arthocarpus altilis ). Buah sukun (tak berbiji) merupakan bahan pangan penting sumber karbohidrat di pelbagai kepulauan di daerah tropik, terutama di PaPasifik dan Asia Tenggara. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama.

Sukun dapat menghasilkan buah hingga 200 butir per pohon per tahun. Masing-masing buah beratnya antara 400-1200 g, namun ada pula varietas yang buahnya mencapai 5 kg. Nilai energinya antara 470-670 kJ per 100 gram. Daging buah yang telah dikeringkan dapat dijadikan tepung dengan kandungan pati sampai 75%, 31% gula, 5% protein, dan sekitar 2% lemak.
Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme.
Ki hujan, pohon hujan, atau trembesi (Albizia saman (Jacq.) Merr. sinonim Samanea saman(Jacq.) Merr.) merupakan tumbuhan pohon besar, tinggi, dengan tajuk yang sangat melebar. Tumbuhan ini pernah populer sebagai tumbuhan peneduh. Perakarannya yang sangat meluas membuatnya kurang populer karena dapat merusak jalan dan bangunan di sekitarnya. Namanya berasal dari air yang sering menetes dari tajuknya karena kemampuannya menyerap air tanah yang kuat.
Lidah Mertua atau Sansevieria adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari.Sansevieria memiliki daun keras, tegak, dengan ujung meruncing.
Sanseviera dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Sanseviera tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Dibanding tumbuhan lain, Sanseviera memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.
Rumput akar wangi (Vetiveria zizanioides) dikenal orang sejak lama sebagai sumber wangi-wangian. Tumbuhan ini masih sekeluarga dengan serai atau padi. Akarnya yang dikeringkan secara tradisional dikenal sebagai pengharum lemari penyimpan pakaian atau barang-barang penting, seperti batik dan keris. Aroma wangi ini berasal dari minyak atsiri yang dihasilkan pada bagian akar.
Tags: bumi, Global Warming, pemanasan, pemanasan global, save earth, selamatkan bumi, tanaman hias
Posted in Environment | 1 Comment »