Pabrik Semen Kupang Tinggal Kenangan
Kupang (ANTARA News) – Pabrik Semen Kupang, satu-satunya industri semen di Nusa Tenggara Timur (NTT), sekarang hanya tinggal kenangan karena tak ada lagi aktivitas di perusahaan tersebut.
“Sudah hampir tiga tahun ini, pabrik Semen Kupang tidak lagi beroperasi. Kami hanya berjaga-jaga di kawasan pabrik saja,” kata Faizal, seorang anggota satuan pengamanan (Satpam) perusahaan menjawab wartawan yang berkunjung ke lokasi pabrik tersebut, Jumat.
“Kami hanya dengar bahwa perusahaan ini akan kembali beroperasi dengan sistem kerjasama operasional (KSO) antara perusahaan pengelola aset (PPA) dengan PT Sarana Agro Gemilang (SAG), sebagai pemenang tender. Namun, kapan realisasinya, kami sendiri juga tidak tahu,” ujarnya.
Pabrik Semen Kupang tidak lagi beroperasi sejak Maret 2008 karena pailit. Para karyawannya pun dirumahkan secara sepihak oleh manajemen sehingga mengundang aksi protes dari mereka untuk menuntut hak-haknya.
PT SAG telah mengirim tenaga teknis dan manajemen untuk melakukan pembenahan dan perbaikan peralatan serta fasilitas Semen Kupang agar bisa beroperasi kembali.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan perusahaan tersebut kemungkinan akan mengundurkan diri, karena kondisi pabrik Semen Kupang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dibenahi kembali, terutama mesin pengolahan semen, kecuali membeli mesin baru.
Pabrik semen ini dibangun pada 22 Desember 1980, dan merupakan satu-satunya pabrik semen berskala kecil yang menggunakan tungku tegak di Indonesia.
Pabrik berkapasitan 120.000 ton per tahun itu, diresmikan penggunaannya oleh Presiden Soeharto (alm) pada 14 April 1984 untuk beroperasi secara komersial.
Tujuan didirikannya pabrik semen tersebut, untuk melaksanakan dan menunjang kebijakan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya industri persemenan dan industri kimia dasar lainnya.
Tags: antara, Kupang, Pabrik semen, semen
Posted in Pijar Nusa Tenggara | No Comments »






