Gubernur Bangka Belitung ( Babel ) Prihatin Lahan Reklamasi Kembali Ditambang
Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Eko Maulana Ali menyatakan prihatin sehubungan adanya lahan bekas tambang timah yang sudah direklamasi kembali ditambang secara ilegal oleh masyarakat.
“Lahan yang sudah direklamasi oleh PT Timah dan PT Koba Tin kembali ditambang secara ilegal oleh masyarakat sehingga kembali rusak,” katanya di Pangkalpinang.
Gubernur mengaku prihatin melihat kondisi alam Babel yang sudah “bopeng” akibat aktivitas penambangan ilegal yang sulit dikontrol.
“Pada saat saya menjadi Bupati Bangka sempat dinilai penyebab rusaknya alam Babel karena membiarkan maraknya TI, padahal hal itu disebabkan undang-undang pertambangan yang membuka peluang menambang secara ilegal,” ujarnya.
Sekarang ini, kata dia, cadangan timah di darat sudah mulai berkurang sehingga mudah dikontrol, namun masyarakat mulai menambang di laut atau di pinggir pantai.
“Karena cadangan timah darat berkurang, masyarakat mulai menambang di laut dengan menggunakan kapal isap dan menambang di pinggir pantai sehingga merusak pantai,” ujarnya.
Ia mengaku kesulitan memiliki data ril jumlah lahan yang sudah direklamasi terutama lahan milik PT Timah yang cukup luas, selain karea banyaknya lahan yang sudah direklamasi kembali ditambang oleh masyarakat.
“Lahan yang sudah direklamasi itu kembali ditambang oleh masyarakat yang disebut dengan tambang inkonvensional (TI) yang keberadaanya ilegal,” ujarnya.
Tags: Babel, Gubernur, Tambang
Posted in Sumatera | No Comments »






