Posts Tagged ‘bisnis’
Written by Redaksi on 06 April 2010
Bisnis aksesoris, produk kerajinan Maluku yang dihasilkan para perajin dari Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sangat menguntungkan.
“Bisnis aksesoris kerajinan Maluku ini sangat menguntungkan. Misalnya Tas Kewano, hasil kerajinan orang Alifuru, suku terasing di Maluku cepat laris dan banyak dipesan wisatawan manca negara,” kata Aziz, seorang pedagang kerajinan aksesoris dan bunga di Ambon, Senin.
Aziz mengatakan, Tas Kewano yang berbahan dasar pelepah pohon sagu itu sangat khas sehingga menarik minat wisatawan yang kebanyakan berasal dari Belanda.
Namun, menurut dia, hasil buah tangan penduduk pedalaman Maluku itu jumlahnya sangat sedikit dan dikerjakan cukup lama sehingga dirinya harus memesan bahan kerajinan dari luar Maluku yang dirangkai menjadi aksesoris untuk melengkapi stok dagangan yang kosong, sambil menunggu datangnya pesanan.
“Meskipun untung tapi saya tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan dari hasil kerajinan itu sehingga saya memesan bahan kerajinan dari Papua dan Kalimantan yang saya rangkai sendiri menjadi aksesoris untuk melengkapi stok dagangan yang kosong, sambil menunggu pesanan itu selesai dikerjakan,” katanya.
Aksesoris yang dijual Aziz antara lain anting, cincin, kalung, gelang, bros, dan penjepit rambut yang dibuat dari kulit mutiara dan penyu, rumah siput, dan akar bahar serta ditambah batu alam dari Kalimantan. Sedangkan bahan kerajinan dari Papua dibuat, gelang khas daerah itu.
Sedangkan dagangan lainnya yakni busur dan panah, rumah hias yang dipajang di dinding, Jam dinding dan bunga, ditambah Tas Kewano yang semuanya berbahan dasar kayu.
Menurut Aziz, hasil kerajinan yang dia jual sudah dimodifikasi sesuai keinginan pembeli. Kecuali Tas Kewano yang asli buah tangan Suku Alifuru dan hiasan-hiasan dinding.
Dia mengatakan, banyak pedagang aksesoris yang memesan kepadanya termasuk mereka yang berjualan di pusat perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz) dan Bandara Pattimura. Bahkan ada pula yang memesan secara grosir. Namun tidak dilayani karena stok barang terbatas.
Tags: bisnis, Kerajinan Maluku, Kerajinan Tangan
Posted in Pijar Ambon | 1 Comment »
Written by Redaksi on 01 April 2010
Janji masa depan cerah menanti, dalam bisnis telekomunikasi bukan layaknya pungguk merindu bulan.
Manisnya profit dan pangsa pasar yang terus berkembang di tanah air menjadikan sektor telekomunikasi kian “seksi” di mata investor.
Pantas bila kemudian investor asing bermodal “gendut” berbondong tanam modal di sektor telekomunikasi Indonesia yang hingga 98 persen terbuka lebar.
Namun, dua persen sisanya yakni bisnis di sektor menara telekomunikasi telah dinyatakan tertutup untuk asing. Selanjutnya “quo vadis” bisnis tower?
Ke mana kaki akan dilangkahkan setelah pemangku kepentingan sepakat menutup keran dana asing? Sebelumnya BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) menilai kemampuan pendanaan lokal masih terbatas.
Padahal pembangunan satu menara telekomunikasi membutuhkan investasi sekitar Rp1 miliar. Setidaknya investasi yang dibutuhkan sebesar Rp70 triliun-Rp80 triliun per tahun.
Pendanaan asing menurut BKPM dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan investasi 200.000 menara telekomunikasi di seluruh Indonesia dalam waktu lima tahun ke depan.
Namun, sebaliknya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring, tetap pada pendirian bahwa investasi menara telekomunikasi harus menjadi domain investor lokal.
“Kami di Kemenkominfo tetap pada pendirian bahwa investasi di sektor menara telekomunikasi harus tetap dipegang investor lokal,” katanya.
Ia menegaskan, capital expenditure (belanja modal) Indonesia ke luar negeri untuk bidang ICT sebesar Rp70 triliun-Rp80 triliun/tahun.
Dari jumlah itu, sebanyak 98 persen dikuasai investor asing mulai dari penguasaan operator, jaringan, dan lain-lain, sedangkan dua persen sisanya dalam bidang menara telekomunikasi diserahkan kepada investor lokal.
“Menara telekomunikasi selama ini lokal dan di dalamnya tidak diperlukan teknologi canggih dan disewakan. Ini nilainya hanya dua persen,” katanya.
Ia menekankan, pada dasarnya kebutuhan menara telekomunikasi tidak selalu mengikuti rumus matematis yang baku melainkan bertahap sesuai permintaan.
Read the rest of this entry »
Tags: Bayang-bayang Asing, bisnis, Indonesia, Telekomonikasi
Posted in Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 01 April 2010
KBRI Sofia bekerjasama dengan Kantor Walikota Burgas mengadakan seminar bertemakan “Business Opportunities with Indonesia” yang diikuti sekitar 40 pebisnis di Burgas yang terletak di tepi Laut Hitam dan kota sekitarnya di Bulgaria.
Seminar diadakan dalam rangka meningkatkan dan memperluas hubungan ekonomi, khususnya perdagangan, investasi dan pariwisata itu juga diikuti tour operator, perwakilan media cetak dan elektronik, ujar Sekretaris Tiga KBRI Sofia Aditya Timoranto.
Duta Besar RI untuk Bulgaria, Immanuel Robert Inkiriwang, mengatakan peluang meningkatkan hubungan ekonomi, terutama perdagangan, investasi dan pariwisata, antara Bulgaria dan Indonesia sangat terbuka terutama sejak Bulgaria masuk Uni Eropa Januari 2007.
Bulgaria yang letaknya sangat strategis di kawasan Balkan dan Eropa Tenggara ditunjang dua pelabuhan laut internasional yang modern di Burgas dan Varna menjadi penghubung produk-produk ekspor unggulan Indonesia ke “emerging markets” di kawasan dan “gate way” ke negara Eropa lainnya.
Dikatakannya kualitas produk ekspor unggulan Indonesia memiliki daya saing tinggi dan harga yang kompetitif terhadap produk sejenis dari negara lain.
Meskipun Bulgaria tengah menghadapi krisis ekonomi, namun Dubes mengajak pebisnis Bulgaria tidak bersikap menunggu melainkan aktif menjajagi peluang bisnis, terutama dengan Indonesia, ketika tanda pemulihan ekonomi mulai tampak tentunya sudah siap.
Pemerintah Bulgaria memperkirakan Bulgaria akan memasuki masa pemulihan ekonomi pada semester kedua 2010. Sebagai bukti kalangan pebisnis Bulgaria memahami peluang melakukan bisnis dengan Indonesia, yaitu dengan tetap ikut sertanya 20 pengusaha eksekutif Bulgaria pada program Business & Tourism Trip 2009 di Indonesia belum lama ini.
Selain itu, pada tahun lalu terjadi peningkatan jumlah investasi Bulgaria di Indonesia sebesar empat juta dolar AS di berbagai sektor seperti industri pupuk di Kalimantan, produk susu di Jawa Tengah, perdagangan (ekspor-impor), konsultan manajemen bisnis dan perhotelan di Bali.
Menurut Dubes, daya tarik Indonesia sebagai tujuan wisata yang unik dan tidak tergantung pada perubahan musim. Warga Bulgaria yang melakukan kunjungan wisata ke Indonesia cenderung meningkat setiap tahunnya, baik dalam jumlah wisatawannya maupun belanja yang dikeluarkan, ujarnya.
Pada umumnya kunjungan wisata membuahkan business interest setelah wisatawan Bulgaria melihat peluang bisnis yang menarik dan kondusif di Indonesia.
Hal ini lebih dimungkinkan dengan diberikannya kemudahan bagi warga Bulgaria melalui fasilitas Visa On Arrival pada 2007, ujarnya.
Beberapa peserta seminar yang hadir menyatakan ketertarikannya pada produk ekspor unggulan Indonesia, antara lain, produk bangunan, mebel, tekstil, foodstuff, produk industri, spa dan produk kesehatan serta kerajinan tangan.
Anggota Bulgarian Retailers Association (BRA) menyatakan keinginnya untuk bertemu rekannya sesama pengusaha BRA dari Indonesia untuk mengisi produk Indonesia ke supermarket yang banyak dibuka di Bulgaria.
Read the rest of this entry »
Tags: bisnis, Investasi, Produk Unggulan
Posted in Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 24 March 2010
Ketika berorientasi menjadi seorang pengusaha yang sukses dan menjadi seorang yang mahir dalam dunia bisnis seseorang tidak hanya mengandalkan sisi keuangan saja namun banyak hal/faktor yang mempengaruhi, semisal dalah bagaimana kitan menciptakan sebuah product yang nantinya mempunyai brand image dan bisa menembus pasar market yang bukan lokal saja bahkan bisa menembus keluar, atau kita juga melihat perkembangan teknologi yang begitu cepatnya seiring berkembangnya dunia maya kita bisa memanfaatkan itu menjadi lahan tempat kita mencari segment pasar.
Dunia maya yang saat ini bisa kita akses dimanapun yang sejarahnya hanya di warnet atau rumah bahkan kantor sekarang sudah bisa kita nikatin di mana aja lewat HP, banyk prvider yang memberikan pelayanan pemakaian internet lewat HP, Iphone, Ipod bahkan dunia Ladtop ( komputer jinjing ) yang bisa kita bawa kemana-mana dan sekarang banyak akses Hot Spot yang bisa kit dapat dimanapun,
Nah dengan kondisi itu diatas maka kami berniat memberikan bisnis online, bisnis e-comerce yang bisa anda akses dimanapun denga hanya bergabung dengan kita selanjutnya kita punya toko virtual yang bisa memasarkan produk kita tanpa kita batas, transaksi dengan sistem online yang mudah dan cepat sehingga dimanapun, kapanpun kita dapat melakukannya.
nah kalau anda masih penasaran klik aja di : www.superbambang.co.cc atau kalaupun masih sangat susah dimengerti bisa chat lewat Ym: soeroso_id.
tunggu apalagi kami akan selalu supart kalian
Tags: bisnis, bisnis online.tips, menghasilkan uang, pasive income, Trik, uang
Posted in Nasional | No Comments »
Written by Redaksi on 13 March 2010
Ada pepatah yang bilang ”masa muda adalah masa untuk berkarya”. Masih muda tapi sudah bisa cari penghasilan sendiri. Wah hebat banget! Kita juga bisa loh mengubah hobby kita menjadi sesuatu yang menghasilkan. Kalau kamu ingin belajar berbisnis atau menjadi wirausaha muda banyak hal yang harus kamu perhatikan. Apa saja sih?
1. Gali kreatifitasmu
Kalau kamu punya hobby terhadap sesuatu misalkan kamu hobby memelihara binatang fotografi melukis dsb. Kamu bisa menjadikan hobby kamu tidak sebatas kegemaranmu saja. Cobalah berpikir lebih kritis dan pikirkan segala celah yang bisa menjadi lahan bisnismu.
2. Belajar dari yang ahli
Nggak ada salahnya jika kita belajar dari pelaku usaha disekitar kita. justru hal itu dapat membantu kita menambah referensi usaha dan meningkatkan wawasan bisnis kita. contohnya dengan magang dulu di tempat usaha seseorang. Dengan begitu kita bisa mendapatkan pengalaman langsung yang bisa menjadi bekal berbisnis kita nantinya.
3. Buat rencana
Saat ingin memulai bisnis atau usaha tetapkanlah rencana dan konsep dasar. Seperti produk atau jasa apakah yang ingin kamu tawarkan ke calon konsumen? Siapakah target marketnya? Bagaimana persaingan dalam kategori produk atau jasa itu? Bagaimana mempromosikannya? Apa keistimewaan produk atau jasa yang ingin kita tawarkan? Dan sebagainya. Buatlah perencanaan secara matang.
4. Nggak punya modal?
Banyak yang bilang untuk usaha butuh modal yang besar. Bagaimana kalau kita tak punya modal? Jangan jadikan alasan nggak punya modal sebagai penghambat kamu berbisinis. Salah satu caranya kamu bisa memulai bisnis dengan menjadi makelar terlebih dulu. Atau bisa menggunakan sistem pre-order dalam menjual produkmu. Sehingga uang dari calon konsumen bisa kamu jadikan modal untuk usahamu.
5. Berani memulai
Biasanya ketika perencanaan dan ide ide brilian berbisnismu sudah terkonsep. Kita cenderung takut untuk memulai. Takut tidak berhasil lah takut merugi lah takut barang yang dijual tidak laku takut ini dan itu padahal kita belum mencobanya. Singkirkan semua pikiran negatif itu. Intinya adalah bagaimana kamu berani memulainya.
Mau Mencoba? …Klik Aja INI
Tags: belajar, bisnis, Bisnis Online, tips, Trik, Uang Tambahan
Posted in Tips and Trik | No Comments »
Written by Redaksi on 01 February 2010
Bingung mau buka usaha apa? Apa anda ingin tanya bisnis? Dan ingin tahu bisnis tersebut prospeknya bagaimana? Usaha apa yang modalnya kecil? Ingin bertanya usaha apa yang cocok untuk anda? Ingin tahu cara-cara buka usaha sendiri? Usaha apa yang menguntungkan pada saat ini? kunjungi: www.superbambang.co.cc
Tags: bisnis, jasa, kaya, online, uang
Posted in Uncategorized | No Comments »